AYAHQQ- Semarang kaline banjir, Ja sumelang ra dipikir. Jangkrik upa saba ning tangga, Malumpat ning tengah jogan ..." Demikian adalah petikan lirik lagu "Jangkrik Genggong" yang dibawakan oleh penyanyi kondang, Waldjinah.
Mungkin, Andjar Any sang penulis lagu terinspirasi dari banjir yang sudah seperti menjadi "langganan" bagi masyarakat Kota Semarang sehingga menuangkannya dalam tembang tersebut.
Banjir memang sudah menjadi problematika klasik di Kota Semarang ketika musim hujan. Apalagi diperparah dengan rob, yakni limpasan air laut ke darat, terutama di wilayah pesisir.
Semarang memang kota yang unik, sebab memiliki topografi wilayah yang beragam, baik perbukitan yang kemudian diistilahkan dengan Semarang atas, serta dataran rendah dan pesisir yang kemudian disebut Semarang bawah.
No comments:
Post a Comment